Puluhan Tahun Jajakan Lontong Cecek, Semangat Mbah Isnain Tak Luntur

Dengan resep turun-temurun, Mbah Isnain (75) sampai kini masih berkeliling menjajakan lotong cecek buatannya. Semangat itu tetap terjaga meskipun di masa pandemi ini perlu kerja lebih keras.

Puluhan Tahun Jajakan Lontong Cecek, Semangat Mbah Isnain Tak Luntur

Update : 14 Oct 2021 14:23

ACTNews, SIDOARJO – Resep turun menurun yang terus dijaga, membuat lontong cecek buatan Mbah Isnain (75) tak berubah rasa enaknya. Buktinya usaha Mbah Isnain dapat terus berjalan selama 23 tahun belakangan.

Mbah Isnain masih setia sampai sekarang mengayuh sepeda ontel berkeliling Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, untuk menjajakan lontong ceceknya. Sesekali ia akan beristirahat, memarkir sepeda di sekitar Stasiun Tulangan untuk menunggu pembeli seperti pada Jumat (1/10/2021) malam itu.

Masa pandemi ini memang harus membuat Mbah Isnain bekerja lebih keras dari biasanya, bahkan hingga malam. Global Wakaf-ACT Sidoarjo yang bertemu dengan Mbah Isnain, pada hari itu langsung memborong dagangannya. “Saya sangat bersyukur, padahal sampai malam ini baru terjual lima piring. Terima kasih Global Wakaf-ACT,” kata Mbah Isnain.

Karena aksi Borongin Dagangannya Tambahin Modalnya ini, Mbah Isnain akhirnya dapat pulang lebih cepat dari biasanya. Sebelum ia pulang, Tim Global Wakaf-ACT Sidoarjo juga memberikan paket pangan lengkap untuk membantu kebutuhan hariannya di rumah.

Mbah Isnain merupakan pedagang kelima di Sidoarjo yang menjadi penerima manfaat dari program Borong Dagangannya Tambahin Modalnya. Kami berharap dukungan para dermawan sekalian, supaya bisa meluaskan manfaat program ini, dan memacu semangat para pelaku UMKM lain, khususnya di wilayah Sidoarjo Raya,” pungkas Abdi Candra Putra dari Tim Program ACT Sidoarjo. Sedekah Sekarang